Alih-alih promosi lewat kalender edisi 2013, syarikat penerbangan Nok Air malah menuai kemarahan pemerintah Thailand akibat menampilkan gambar vulgar. "Tak punya sensitifviti sosial dan tanggung jawab . Juga mengabaikan impak sosial dan budaya, terutama terkait martabat perempuan," kata Menteri Kebudayaan Prisana Pongtatpitakkul kepada the Nation, seperti dilansir Daily Mail, Rabu (13/2/2013).
Dalam kalender itu sendiri Nok Air mempamer 12 model majalah dewasa, Maxim yang berkostum bikini kuning berpose seksi didepan pesawat syarikat tersebut. Namun sayang kalender tersebut tak bisa dituntut kerana masih termasuk belum melanggar hukum negara tersebut.
Di sisi lain, pihak Nok Air tentu saja mempertahankan kalendernya itu. "Imej bisnis penerbangan memang selalu seksi," kata Direktur Eksekutif, Patee Sarasin, kepada CNN. Nok Air adalah perusahaan patungan, yang 49 peratus sahamnya dimiliki Thai Airways. Sementara Kementerian Kewangan Thailand memiliki 51 peratus saham Thai Airways.


Tiada ulasan:
Catat Ulasan